Monday, September 3, 2012


Turi-Wonokerto


Janji apa yang harus koe-penuhi  ?
Saat plumeria tri'warna terjatuh diatas pangkuan'moe 
Terkulai menyentuh katun primissima'moe
Seperti hati'moe yang selalu berwarna 
Dalam motif sekar jagad pilihan batik'moe

Janji apa, yang terperangkap zarah saat pertama memandang'moe ?
Mengikuti gelombang mata dan terburai dihati'koe
Terkawinkan dalam udara yang terurai dari semerbak rambut'moe
Membutakan . . . .
Signal asmara telah kukirimkan dalam "asap rokok"
Rokok kretek yang akoe gulung sendiri  
Dalam niatan'koe ntuk asap berbentuk hati
Tertiup asap terpecah tak beraturan
Yang terhisap oleh'moe
Akoe tidak pernah peduli. . . . 

 
Janji apa, yang telah kusampaikan saat memandang moe ?
Menatap mata'moe dalam rayban hitam 
Dalam simpuh'moe di tempat leluhur Turi-Wonokerto
Walau hanya dari foto-moe

Janji apa., ter'inginkan memiliki pendopo di Turi-Wonokerto?
Berbentuk limasan yang terkepung rimbunan salak
Apakah besok akoe harus sendiri
Itu mbesuk........
Apakah besok dengan moe
Itu mbesuk..........
Akoe tidak peduli, 

Walau saat ini, kita sama-sama sibuk
Memperhitungkan angka-angka dunia'wi
Berhitung dari hari kehari, dengan angka yang sama
dan tak pernah berakhir . . . 
Anak sekolah, belanja harian, transportasi, kredit rumah
Tapi kita selalu bicara mimpi Turi-Wonokerto
Kapan . . . . .

Janji apa, akoe harus menunggu'moe dalam penantian?
Bila'koe bosan, akan'koe larikan diri'moe

Ku lindas semua formalitas
Kubawa diri'moe dalam ketinggian Turi-Wonokerto
Dalam pendopo yang belum jadi
Biar diri'moe menjadi teman'koe, menatap bulan malam
Akan kuserahkan plumeria pada'moe
Yang telah kucabut'kan paksa dari rumah'koe
Tetap berwarna segar "sekar jagad ndonyo"
bukti getah asmara'koe yang masih menetes . . .

Janji apa, swargo ndonyo Turi-Wonokerto
Pada hari yang ke enam . . . 
Tahun suk . .  . . . .


Minggu pertama, September 12, Tahun Suk . . .


 

Tuesday, July 10, 2012




”Diri-moe dan warna merah” . . . .


Kubuka lembaran layar monitor
Ukuran 5x4 mm
Ragu-ragu akan ku masuk’kan pin moe
Yang kulihat hanya sinar mata-moe
Sekejap
Demikian teduh

Di izin’kan kah akoe ? . . . .

Se-andainya akoe angin
Tiada perlu akoe minta izin moe
Se-andainya akoe sinar bulan
Tak perlu akoe memberitahukan-moe
Akoe bisa berada pada moe
Diatas, dibawah, dimana-pun
Tanpa perlu diri’mu tau

Punya-kah koe-keberanian ?
Menanyakan izin moe
Tangan-koe telah terlanjur menekan
”send” . . . .oooh seperti melepas keberanian
Hati-koe terbakar. . .akankah ada izin’moe

Cakrawala bermain dalam makna harapan
harapan kelabu
Harapan berwarna merah
Biru atau ungu
Tidak penting bagiku  . . .
Yang kutunggu makna-moe pada koe

Berkedip red eye merah tergerai layar monitor
Kusambar layar 5x4 mm
Apakah . . adakah . . .sejuta tanya, sejuta harapan
Tergerai profil-moe dalam layar
Setengah diri-koe terburai mimpi

Tak’kan kulepas
Kubawa tidur
Kubawa mimpi
Salam-koe untuk sinar bulan
Salam-koe untuk angin
Senyum-koe untuk purnama

Jakarta, Juli 2012

"Ku-panggil sebutan-Moe ”Dik ” . . . .


Kupanggil dalam benak-koe, diri moe dengan sebutan “dik”
Tak pernah tersampaikan . . juga dalam kata-kata
Mau Kupaksakan dalam sebutan
 Sepertinya naif, ”tak pernah dan asing . . .
Walau bersama-moe telah dikarunia putra
Putra bulan, putra matahari, putra bayu . . .

Terkejut !!
dan setengah tersentak . . . .
ketika penjual cempedak
Memindahkan pikulannya dari bahu kiri, ke kanan
Memotong jalur sepeda, memotong mimpi
Menyentak’kan lamunan . . .
Rem sepeda Gazelle kuremas sekuatnya
menderit bunyi ban tergerus kasar . . . . .
”shoes rem yang telah mati – menghujam  velg Kron Prinz ”
Hampir saja, sepeda tua koe menerkam buritan bakul cempedak 
Darah sepertinya terpompa ke atas . . .
Mengalir cepat sepanjang aliran nadi, masya Allah . . .

Mencoba, menormalkan kembali
Kayuhan sepeda dan men sinkronkan dengan lamunan .
Sampai mana tadi . . .
Oh ya . . .dik,  mama . . .sebutan untuk moe . . .

Kadang-kadang singkat saja ” ma”
Tetapi menggambarkan semua warna
Hijau, lembayung , kuning ataupun merah . . . .
Semburat warna merah pratanda marah . . .
Buat-koe bisa saja merah – menjadi cantik
Atau membelenggu menjadi darah beku, yang perlu pencairan .  .
Se saat . . .untuk melihat moe cerah kembali
Dik untuk koe – bulan selalu hinggap diatas kepala-moe

Pedal Wipperman sepeda tua,  kukayuh kuat
Menembus belantara tanjakan Kemang Utara
Seperti mendaki tiga bukit di Argapura . . . .
Padahal Jalan yang sama, yang kulalui harian
selalu dalam genggaman gaz motor skutik
Tidak terasa, hanya bunyi mesin menggeram kencang
Pasti terlewati, tiap tanjakan . . . tanpa penat

Tetapi sekarang, setiap kayuhan, melunturkan peluh
Disergap lelah . . .
Tidak ada kayuhan yang sama
Kombinasi tenaga yang terkuras dan laju yang terbatas
Ketengkas berderit – tersambar rantai sepeda yang kukayuh
Aaah .....ada saja mobil yang menginjak rem mendadak
Ditengah tanjakan . . .uhhh !

Tidak pernah tau – semau-nya memotong jalur
Padahal aku sudah ambil ancar-ancar dari bawah
Menyimpan tenaga . . . .ntuk melalap tanjakan
Sekarang harus menekan rem tangan
Dan tenaga yang terpangkas ditengah jalan
Tapi, Ku tak khan pernah menyerah untuk moe . .
Apalagi ntuk-turun dtengah-tengah tanjakan
Tabu bagi-koe . .  . . .

Aku terburu-buru untuk mengingat-moe dik
Ingin segera sampai di rumah . . .
Pedal berderit . .tenaga koe meluncurkan peluh
Cuma dirimoe dik, yang akoe inginkan
Tuk Sampai di rumah . . . . . .

Duduk diteras, ter naungi plumeria orange
Teh dengan cangkir Jepang warna hijau dan bunga nan ranum
Disajikan untuk koe
Disedu teh celup melati, dari tangan moe. .
Dari bukit Guchi daerah Moga , diseberang selatan arah kampung-moe
Sambil memperhati tangan terindah -moe. . . . .

Duduk di bale-bale memandang moe
Yang kadang  tidak pernah berucap . . .sama-sama membisu
Tapi hati-koe selalu berdetak kencang menatap moe
Membayangkan hitam rambut-moe
Tergerai lembut . . . .
Selalu Tersurai harum bunga . . . .
Merumpun bersama melati
14 tahun telah  bersama-moe ....” dik”
Dan selalu membuat-koe gugup bila berhadapan dengan moe

Kata-kata tidak berbunyi menjadi angin
Tatapan meluruh cahya
 Bayangan melahirkan  pandora bulan
Biarkan kami bercengkrama dalam lamunan
Lamunan menjadi senggama angin
Dalam benak  kupanggil diri-moe ” Dik”
 Kekasih jiwa-koe . . . .

Jakarta, 9 Mei 2011

KUSADARI


Kusadari.......

tidak ada sudut yang tersisa untuk diri-koe
ataupun roda itu telah terpatahkan
Illalang itu telah pula terbakar

tidak lagi tegak
tidak lagi terayun menikmati buaian angin

tidak ada lagi
hanya hitam dan senyap

kusadari......
kekekalan sebuah kesenyapan
menari-nari diantara cahya bintang
biar menyaksikan
beterbangan bersama illalang yang terbakar
biar titik api itu tetap membara didalam jiwa

memberi bara kesunyian
saat kulihat bintang
saat kulihat matahari
saat kulihat bayang-bayang diri-moe
terbawa angin

tidak akan kuhapus

Melihat diri-moe dari sisi yang lain
dalam bayang-bayang gundah-koe
dalam bayang-bayang dahaga-koe
saat butir embun melangkahi ujung illalang
hanya sekedar jatuh di ujung pelipis-koe

hanya sekejap
sudah itu musnah
tidak untuk butirnya yang telah hinggap
merasuk menjadi bagian diri-koe
biar akoe melihat diri moe dari kesenyapan
biar kesenyapan menjadi saksi
biar itu yang tersisa

terbanglah dewi koe
tinggalkan akoe walau hanya sekedar kesenyap'an-moe
keusaian sepi

kusadari.........





Monday, March 29, 2010

Tertinggalkan

Daun willow , melambai perlahan di akhir musim gugur
kelopak daun yang hijau mulai berguguran dalam geramnya dingin
menghujam perlahan dalam kehijauan yang mulai tiada
warna hijau kehangatan walau pun hanya sedetik
dan pucat membeku

terantuk dalam jendela euraill yang melaju
menatap ladang anggur di sepanjang Rhone River yang mulai membeku
bernafaskan warna coklat, bergaris hijau berjuntai beku

diri moe dalam kerinduan dan kebekuan
membeku dari nadi dan tidak terlepaskan
mata yang demikian kurindu
hitam dalam kegelapan
hitam dalam kehangatan
hitam dalam butir-butir mutiara yang menetes dari setiap sudut

tidak akan pernah, melihat moe seperti itu
apakah dirimu demikian beku terhadap nyata yang faktual
walaupun koe tau dirimu lembut
willow yang berdesir
membuat setiap aroma kehidupan menjadi hangat
darah koe akan menggelegak ..
tidak ada yang bisa disembunyikan
menjadi liar tanpa malu
akan-kah ?
walau hanya sekejap

hanya terasa dalam keheningan semu . . .

yang kutahu diri moe demikian tegar
Tiang-tiang kayu oak coklat legam
bersandar juntaian Vitis viniferabeku nan lembut
yang semakin cepat berubah warna menjadi kelam
dari kejauhan jendela-jendela euraill yang melaju
meninggalkan ladang –ladang anggur viognier yang membeku

dari jauh kutatap kelopak lampu pijar
segaris menjadi satu dalam kegelapan’
pijaran garis senja yang membeku
melakukan senggama kegelapan
semakin menjauh
tertinggalkan kecepatan
menjauh . . . .


Terkait dalam lamunan
helaian rambut’moe yang masih terasa menjuntai
teksture yang demikian lembut dalam genggaman
telah terlewatkan oleh waktu
tapi tak pernah terhapus
kurasakan kehangatan yang tergerai dalam telapak tangan
itu yang tersisa dari moe
seperti baru kemarin
aroma Fougère parfume demikian lembut
tertinggal dan terlanjur mengoyak kerinduan

Apa yang ingin akoe cari dari moe ?
Karena diri moe dan sejumput ruang kebekuan
Yang tak mungkin tergantikan, kecuali oleh diri moe
Walau jauh
Walau tak terjangkau
Walau mengelak
Walau ber ayun
Walau rindu dalam bayang moe

Seperti gardu yang tertunduk di ujung rel
Mengigil dalam penantian

Ruang kebekuan
Ruang liar yang berharap terbuka
Untuk dapat berbagi hanya bersama-moe
memberi gejolak bersama
Walau hanya sekejap
Melanggar norma tiang kehidupan
Berharap berhamburan tertabrak kehangatan
Ingin berendam bersama moe
Memburaikan aturan kekakuan

Ruang hati yang ingin ku bakar bersama moe
Membias kehangatan kesemua tonggak pembatas
Biar sama-sama kita meronta
Dalam ruang konterpart terbatas
Hanya berdoa
Menjadi satu
Menjadi bara api
Akoe tidak peduli
Walau hanya sekejap bersama-moe
Kemudian menjadi beku

Hening . . .
Terkejut . . .
Terantuk – terbangun

Tiba –tiba kondektur meraih euraill pass dalam genggam’an
Setengah terkejut, mencekal sobekan yang tersisa
Sambil lalu, memutar heater lebih kencang
Kehangatan, menyergap ruang kebekuan

Memadang jauh dalam rindu kehangatan moe
Meneteskan sukma kerinduan
Jatuh terkulai dalam tangan koe
Ku genggam
Tak akan ku lepas. . . . . . .

Monday, August 10, 2009

Lentur saja - tidak cukup

Saat menatap sulaman garis hijau sawah yang membujur
Ubud setenang renda putih yang terayun permainan angin
Menderak lembut menerpa daun telinga

Diujung selatan pagar bambu membentang
Tertata rapih mengikuti kuntur lembah dan hijaunya sawah
Bambu kuning nan anggun
bertepian diantara batas bambu dan pigura hujaman beton tulang
Menjadi tombak penyangga diantara rumpun bambu
Rumpun yang telah dimatikan menjadi batas
Batas waktu . .
Batas warna . .
Batas kejahatan
Dan tetangga yang telah terbataskan

Kini Ubud memerlukan batas formal
Kapital tidak mengenal arti tetangga
Kapital meng-kangkangi tata krama
Menjadi jelas secara hukum
Milik'koe dan milik'moe . . .
Tidak ada lagi tetangga yang menyapa kehidupan
Gurihnya asap dapur telah berbeda
Terbedakan oleh klasifikasi bintang yang tergantung . . .
Five star . . .

Diperlukan kombinasi pembatas lentur dan tiang yang kuat
Bambu dan beton
Bisa bertetangga . .bisa memaksakan

10 Agustus 2009

Tuesday, August 4, 2009

Keris Keindahan Seni


Sudah cukup lama meng"koleksi" keris, dan dikumpulkan dengan susah payah, dan pengorbanan waktu untuk mencarinya - yang saat ini tidak dimungkinkan lagi, karena kesibukan keluarga dan pekerjaan, yang tiada habis-habisnya.

Sekarang saatnya menikmati koleksi keris yang masih ada walaupun tidak banyak, tetapi secara spesifik tidak ada 1 (satu) kerispun yang sama buatannya, mulai dari dhapurnya (bentuknya), lambe-gajah, ganja, pesi, wilah, kualitas besi : semua sarat keahlian sang Mpu (pembuat keris) untuk mengasilkan karya utama. Perburuan menelusuri jejak kerajaan Majapahit di daerah Bondowoso, Jember, Banyuwangi ataupun Sumenep Madura dan Pulau Putren (sebelah utara P.Madura ) mempunyai kenikmatan sendiri, masuk kekampung-kampung, ditengah ladang ataupun gunung untuk mencari "tosan aji" ataupun harus menunggu hari pasaran tertentu, saat tosan aji keluar dari pemilik-nya, memperkirakan tangguhnya (asal pembuatannya), memilih dan menaksir ke-aslian, sebuah karya "merupakan tantangan tersendiri" dan kepuasannya yang tidak tertandingi.

Akhirnya dalam periode yang cukup lama era 1992-1995, diperoleh beberapa keris yang menurut hati saya cukup memberikan kepuasan - apalagi kalau memandang ulang benda-benda seni - ada dhapur phutut, naga kikik, dhamar-murub, jangkung, mahesa lajer, tilam-upih dan aneka pamor bendo segada, pancuran mas, beras wutah, wengkon, tangkis dll

Kalau dituruti harus meng-koleksi berapa keris (?) tentu tidak ada habis-habisnya . . .menikmati keheningan dan keindahan keris, jauh lebih berharga - dari pada mengumbar rasa ingin memiliki.

Tuesday, April 8, 2008

Langit

rizky itu curahan langit . . . .
hidup terbatas

membela nadi kemurnian
memompa darah kesucian
mengucurkan peluh dalam jalan pedang
cuma satu kesetiaan dan kesetaraan
menatap langit tanpa keraguan

jangan terkilau keabu-abuan duniawi
Abu-abu yang berubah warna tipuan
pengabdian itu hitam-putih

menyederhanakan hidup
hanya satu jalan ridlo
setelah itu tuntas . . . . . .

Tuesday, August 14, 2007

chrisant


Chrisant putih pilihan kaisar
Semerbak dalam kristal wangi khayangan
Menyapu seluruh summer palace
Menatap matahari
Memukau
Tidak kekal dalam hukum alam
Semerbak telah tuntas
Menjadi layu
Menyelesaikan kewajiban

Tuesday, July 10, 2007

KEBANGKITAN CHINA


China mempunyai sejarah sangat panjang dimulai era dinasti Xia yang memerintah pada masa tahun + 1500 BC dan berakhir pada masa Dinasti Qing 1911, yang dikenal dengan kaisar terakhirnya P’u yi ( The Last Emperor ). Era kerajaan yang mengawal China sepanjang 3.600 tahun berakhir sudah, setelah digulingkan oleh tokoh Nasionalis China, Dr Sun Yat Sen pada tahun 1911, yang kemudian merubah struktur dinasti menjadi Republik . Akan tetapi pemerintahannya yang dinilai kurop digulingkan oleh MAO Zedong dan kemudian menjadi People's Republic of China (RRC). Keberhasilan RRC mulai terlihat setelah dilakukan reformasi ekonomi oleh DENG Xiaoping dengan memfokuskan aktivitas ekonomi yang berorientasi pasar pada era 1978. Tidak lebih dari 29 tahun China bangkit menjadi raksasa ekonomi Dunia……..

QING Dynasty
( Tahun 1644-1911 )

Keadaan negara Ming yang berkuasa pada periode ( Tahun 1368-1644 ), saat itu kacau balau terutama setelah gerombolan pemberontak yang dipimpin Li Zicheng pada tahun 1644 memasuki dan merebut ibukota, Beijing dan menggulingkan Kaisar Chongzhen ( merupakan akhir dinasti Ming )

Inilah tempat Kaisar Chongzhen menggantung diri di tower utara Forbidden City ,yang sebelumnya - terlebih dahulu menghabisi seluruh istri dan anak-anaknya (karena takut keturunannya di siksa, ditawan ataupun diperkosa oleh pemberontak) , dimana pasukan Li Zicheng yang salah satunya dipimpin oleh Jenderal Wu Sangui ( dulunya adalah pasukannya dari dinasti Ming tetapi dari kalangan petani ) telah berhasil menembus garis pertahanan Beijing dan memasuki Forbidden city dari arah utara, dan memaksa Kaisar Chongzhen mundur dan keluar dari pintu belakang istana yaitu pintu selatan (sebelum akhirnya menghabisi dirinya sendiri )

Kemudian Li Zicheng mendirikan dinasti Shun (Shun Chao) di Beijing, akan tetapi Jenderal Wu Sangui ( patungnya berdiri gagah didepan salah satu stadion Olympiade Beijing 2008, arah menuju Underground Palace ) menolak bergabung dengan Li Zicheng dan kemudian dia meminta bantuan bangsa Manchu di bawah pimpinan pangeran wali Dorgon. Kesempatan ini diambil oleh pasukan-pasukan delapan bendera dinasti Qing untuk mengambil alih Beijing dan pada akhirnya menguasai seluruh China. Jendral Wu Sangui- lah yang “membuka gerbang tembok besar” sehingga pasukan delapan bendera dinasti Qing berhasil merebut Beijing dan menggulingkan Li Zicheng ( Li Zicheng hanya berkuasa 14 hari ?)

Pada tahun 1644 pangeran Dorgon menyatakan dinasti Qing ( adalah dinasti Manchu dan merupakan satu dari dua dinasti asing yang memerintah di Tiongkok – sebetulnya merupakan suku China minoritas diluar suku Han yang mayoritas ) dengan kaisarnya Shunzhi menjadi pengganti dan pewaris dinasti Ming dan mandat surga telah beralih dari dinasti Ming kepada dinasti Qing. Dengan bantuan jendral-jendral dinasti Ming yang membelot ke dinasti Qing seperti Wu Sangui, Hong Chengchou dan lain-lain, pasukan delapan bendera bangsa Manchu bergerak ke selatan menghabisi sisa-sisa dinasti Ming yang mendirikan tahta baru di selatan ('dinasti Ming selatan'). Baru setelah berakhirnya pemerintahan kaisar Shunzhi dan digantikan oleh Kaisar Kangxi , dinasti Qing benar-benar telah mengambil alih seluruh daratan Tiongkok, termasuk pulau Taiwan yang akhirnya berhasil direbut dari sisa pasukan yang setia kepada dinasti Ming (sampai sekarang masih dianggap sebagai province yang ke 23 China ).
Jenderal Wu Sangui ( dari kalangan Petani)

Apa kira-kira makna patung Jenderal Wu Sangui berdiri gagah didepan salah satu stadion Olympiade Beijing 2008 , dan merupakan satu-satunya patung yang dibangun pemerintah China (RRC) untuk mengenang Dynastinya .

Kenapa bukan kaisar Kangxi yang dibuatkan patungnya ?....( sekedar prakiraan basa-basi…)

Walau Jenderal Wu Sangui dibawah bendera dinasti Qing adalah pemberontak (berasal dari dinasti Ming-adalah orang China asli ) Jenderal ini adalah salah satu pemersatu China (walau dengan kekuatan militer )

Mempunyai talenta hebat dalam pertempuran dan juga berasal dari “kalangan proletar, rakyat biasa ” seperti juga basis kekuatan People Republic of China
Dibawah komando kaisar Kangxi dari dinasti Qing ( berasal dari Manchu ) , pulau Taiwan akhirnya berhasil direbut kembali dari sisa pasukan yang setia kepada dinasti Ming.
Wu Sangui Menunjukkan kesetiaan mutlak kepada Negara demi persatuan bangsa, bukan kepada Kaisar dan juga bukan Jenderal yang haus akan kursi kekaisaran. Pada masa pemerintah Kaisar Kangxi, Wu Sangui diangkat menjadi Raja disalah satu province di China dibawah kekaisarannya.


Summer Palace dibangun th 1750

Pada masa pemerintahan Kaisar Guangxu tahun 1860, terjadi pemberontakan Boxer oleh sebagian rakyat China yang menentang kehadiran Bangsa Asing dari konsorsium Anglo-French yang memaksa perdagangan bebas “ opium” di China, dan kemudian juga memaksa membuka pintu-pintu perdagangan kota lainnya (diluar Macao, dan Hongkong. Pemberontakan pribumi ini berhasil dipadamkan oleh kelompok 10 negara Eropa yang dipimpin oleh –

Anglo-French, yang kemudian membumi hanguskan Summer Palace (salah satu istana kekaisaran China, dan menurut masyarakat China hanya merupakan tindakan pengkelabuan , karena konsorsium itu menjarah emas dan barang-barang berharga lainnya dari istana…. ) dan kemudian mengancam akan membumi hanguskan Forbiden City di Peking .

The Last Emperor P’u-Yi
( Tahun 1906 – 1967 )

P’u Yi adalah kaisar terakhir dinasti Qing dan sejarah dinasti kekaisaran di Tiongkok. Kakeknya bernama Yihuan adalah anak ketujuh dari kaisar Dao Guang dan ayahnya Zaifeng adalah adik dari Kaisar Guang Xu. Setelah kematian kaisar Guang Xu, saat P’u Yi berumur 3 tahun, dia diangkat menjadi kaisar dengan nama kekaisaran Xuan Tong
Sejak diangkat menjadi kaisar pada usia 3 tahun, Kaisar P'u Yi, tidak pernah bertemu dengan ibu kandungnya sampai usia 10 tahun, dan dia diasuh oleh dan dididik oleh “4 orang ibu” yang ditunjuk oleh Wali dinasti Qing, dan P’u-Yi menyampaikan bahwa dia mempunyai banyak ibu tapi dia tidak pernah merasakan kasih-sayang seorang ibu, diketahui ibunya meninggal karena opium tanpa suatu alasan yang jelas. Pada umur 13 tahun,

P’u Yi pertama kali dipertemukan dengan ayahnya “Prince Chu’n” ,ayahnya hanya boleh ketemu dengan P’u-Yi setiap 2 bulan sekali dan tidak boleh lebih dari 2 menit. P’u Yi pada masa pemerintahan Nasionalis dan RRC di asingkan, dan mangkat sebagai rakyat biasa pada tahun 1967.


BEIJING – abad 21

Kebijakan The Great Leap , Revolusi Kebudayaan, masyarakat yang produktif/ pertanian ( pro ke kaum proletar ? ) dll, yang dicanangkan pemerintah Mao menghabiskan banyak energi dan pengorbanan rakyat China, tetapi secara tidak langsung telah memacu rakyat China untuk tidak mudah menyerah – dalam situasi yang sulit, dan mempersatukan tekad untuk tidak mau menyerah dan secara bertahap mampu bergerak bersama mencapai kemakmuran. Tetapi Deng yang menjadi lokomotif penggerak roda ekonomi China Modern dengan reformasi ekonomi di tahun 1978.

Pada tahap awal untuk mengurangi dan membendung jurang kapitalis vs ekonomi RRC , maka dibentuk dan dipaculah pembangunan kota-kota satelit : Sianghai, Dalian, Guangzhou, Nanjing, Ningbo, Qingdao, Qinhuangdao, secara keseluruhan menjadi pagar terluar China, dengan tata ekonomi, kebijakan yang sangat liberal dan penerapan mata uang yang berbeda Yuan ( CNY ) untuk kota-kota tersebut dan Renminbi (RMB) untuk main land ( pada awal reformasi menggunakan Yuan didalam negeri adalah kriminal, dan hanya orang asing yang boleh memiliki Yuan apalagi Dollar ).
- Nominal GDP nya (2006 E) mencapai US$ 2.52 triliun ( bandingkan dgn INA US$319.6 miliar) komposisi GDP per kapita US$7,700 ( INA US$1,440) dengan konstribusi dari pertanian 11,9%, industri 48,1% dan jasa 40%. Pengguna mobile phones 437 juta, fixed lines 350 juta, radio FM/AM 417 juta, TV 400 juta ,internet user 123 juta, semua pemerintah yang mengatur – asing bebas tetapi harus berkongsi dengan pemerintah…..
- Kebijakan investasi langsung (asing ) untuk pendayagunaan lahan pada sentra-sentra industri yang ditentukan dengan masa daya guna lahan s.d 100 tahun ( INA masih 25 tahun ), bonded area yang bebas pajak (ekspor import , yang cepat dan terlayani ) dan infrastruktur yang memadai, dan dalam waktu 15 tahun kota-kota satelit “menjadi tandingan Hongkong”.
- Tidak ada toleransi untuk kuroptur serta pelanggar hukum, dan setiap perayaan hari kemerdekaan China, selalu disertai dengan eksekusi untuk pesakitan, dilakukan dengan keras dan lugas walaupun pelakunya dari PPC , kalangan pemerintah, rakyat, militer dikenakan derajat hukum yang sama - tanpa pandang bulu, dan pembuktiannya cukup untuk sidang tingkat Province .

- Pada awalnya ,Produksi dalam negeri hanya mengenal alat bayar RMB, sedangkan untuk Yuan & Dollar (mata uang asing) merupakan urusan bank-bank pemerintah, Letter of Credit (LC) yang dibayar oleh pemesan /atau pemasok diluar negeri dengan Dollar akan dikonversi oleh Pemerintah dan dibayarkan ke produsen dengan RMB, akibatnya cost of production ( ekspor ) selalu terjaga sesuai dengan tingkat yang diinginkan pemerintah, dan foreign reserve meningkat dengan tajam , saat ini mata uang RMB dan Yuan relative tidak ada bedanya terhadap nilai konversi dengan mata uang asing, dan termasuk US$ bebas digunakan di China.

- Stabilitas keamanan China tetap terjaga, dengan “ satu komando” dibawah Tentara Pembebasan Rakyat China, pantang untuk mengkritisi kebijakan keamanan dalam negeri, politik ataupun perekonomian pemerintah, tetapi berdagang dengan luar negeri sangat liberal, pemerintah menyediakan kredit ekspor melalui Bank-bank yang ditunjuk.
- Public service, perumahan, transportasi diatur, dikoordinir oleh pemerintah dengan kemampuan ekonomi yang menakjubkan, rata-rata jalan adalah high way dengan 6 lajur (satu sisi ), tidak ada kendaraan roda dua yang boleh beroperasi didalam kota-kota besar, tetapi pemerintah menyediakan sarana bus, trem, subway misalkan untuk Beijing cukup membayar 1 Rmb. Pembebasan tanah mungkin dilakukan dengan relative tangan besi ( di China tidak ada pengakuan hak pribadi bila pemerintah membutuhkan ) akan tetapi konpensasinya apartemen rakyat dibangun di pinggir kota (sebagai pengganti dan dinilai secara materi yang sepadan ).

Bus listrik bebas polusi : cukup bayar RMB 1

Setelah 15 tahun terlihat keberhasilan kota satelit, maka era 1990 ibukota China- Beijing mulai dibuka untuk investasi, infrastruktur dibangun dengan peningkatan luar biasa, demikian juga transportasi, perumahan, shopping centre, pusat bisnis , apartemen, pariwisata dibangun sangat modern termasuk Bandara International Beijing…..

- Area pertanian modern dan industri dibangun, dalam sentra-sentra yang terkoodinasi dengan rapi, dan dengan spesialiasasi yang ditentukan, tidak ada satupun perusahaan joint venture ( yang mempunyai skala ekonomi luas dan berorientasi ke pemasaran dalam negeri China ) berkewajiban berkongsi dengan pemerintah (maaf bukan penguasa), seperti industri otomotif, telekomunikasi , fabrikasi , distribusi dll ( diminta untuk mengembangkan muatan local dan mampu memproduksi made in China, dengan pengembangan transfer of knowledge yang telah direncanakan ) kalau tidak setuju silahkan hengkang….dan khusus untuk produk Jepang…pemerintah China sangat hati-hati.

Count down 2008

Olympiade Beijing 2008, merupakan factor tonggak bersejarah bagi kebangkitan China, yang akan dimulai pada Jam 08.00 ( local time ), bulan Agustus ( 08 ) tahun 2008……………………...
08.00;08;2008………

Tuesday, June 5, 2007

Kemeja bertabur mutiara

Mereka yang sudah ditakdirkan akan bertemu,
Sejauh apapun mereka terpisah,
Mereka yang tidak ditakdirkan takkan bertemu,
Walaupun bertemu muka

A Ming Dynasty

Perkawinan ditentukan oleh takdir,
Jangan mencari apa yang bukan takdir-mu..

Wednesday, May 30, 2007

Pendopo Kekaisaran China

Catatan perjalanan ke Negeri China, Mei 2007, Forbidden City istana para kaisar.

Forbidden City -Beijing dimulai era pembangunannya
Diperkirakan pada masa dinasti Ming tahun 1368 sampai era Qing dinasti tahun 1911
Berdiri diatas tanah seluas 250 ha dan terdiri dari 9.000 ruang
Merupakan istana para kaisar China
Yang terakhir dari dinasty Qing sampai dengan 1911
Kaisar P'u-Yi , lebih tepatnya Kaisar China yang dibatasi....
Berada disudut sempit Forbidden City
P'u Yi diangkat menjadi kaisar saat berusia 3 tahun
Ditengah pergolakan negara tirai bambu yang menggeliat
The Last Emperor : P'u-Yi mangkat sebagai rakyat biasa.

Pendopo kaisar beratap keramik kuning keemasan ...
warna monopoli kekaisaran
Bergaris kisi yang kuat Naga Langit
Siap menelan-moe
Kakimoe akan tertebas aturan
Bila melanggar batas forbidden city
35 langkah diluar benteng kota
Karena kamoe dan akoe cuma rakyat
Tiada hak menginjak gerbang pendopo
Rahasia forbidden city bertahan 2.000 tahun
Terkubur sudah.....
Debu menjadi senyawa kisi-kisi pendopo
Debu yang menjadi sahabat keruntuhan
Pendopo yang diskriminatif
Bukan pendopo untuk rakyat
Penghuni pendopo "kaisar"
Yang dipaksa menjadi rakyat..tidak berbeda
Menjadi debu senyawa ...
bersama terbangnya udara